Search This Blog

Thursday, October 25, 2012

Benih dalam benak

Seorang penulis buku terkenal, John C. Maxwell, mengatakan bahwa sesungguhnya medan peperangan terbesar ada di pikiran manusia. Karena Pikiran itu sangat kuat dan dapat mempengaruhi kehidupan seseorang.

Ada pepatah mengatakan ”Menabur dalam pikiran akan menuai tindakan; menabur tindakan akan menuai kebiasaan; menabur kebiasaan akan menuai karakter”
Pikiran kita seumpama tanah; tanah tidak pernah peduli jenis benih apa yang hendak kita tanam.

Jika kita menabur benih jagung, misalnya, tanah akan meresponsnya, lalu menumbuhkannya. Apa pun yang kita tanamkan dalam pikiran, entah itu hal-hal yang baik atau buruk, pikiran kita akan segera menerima, merespons dan menumbuhkannya.

Sadar atau tidak, sering kali kita memperkatakan hal-hal buruk tentang diri kita sendiri, misalnya: hidupku penuh masalah, aku tidak akan berhasil, sakitku tidak akan sembuh, keluargaku hancur berantakan, aku bodoh, miskin, masa depanku suram, dsb.

Hal-hal negatif yang kita ucapkan itu akan direspons oleh pikiran kita dalam bentuk sikap dan tindakan, yang pada gilirannya akan menghasilkan sesuatu yang sama seperti yang kita tanamkan dalam pikiran kita.

Oleh sebab itu tanamkan hal yg positif di benak kita, maka kita akan menjadi luar biasa.

Monday, September 24, 2012

Kekuatan Kebiasaan

Ada sebuah kisah :

Suatu hari rakyat bersorak-sorai menyaksikan kehebatan keahlian memanah seorang panglima yang luar biasa. 100 kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.

Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyeletuk, “Panglima memang pemanah hebat! Tapi itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih.”

Panglima dan seluruh orang yg hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu.

“Tunggu sebentar!” jawab tukang minyak sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut.

Panglima dan rakyat tercengang. Mereka bersorak-sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati dan hormat, tukang minyak berujar,
“Itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus-menerus akan melahirkan keahlian.”

Dalam kisah ini, kita dapat belajar bahwa betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan.
Habit is a Power !! Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dlm kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Karakter sukses itu hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan seperti:

Berpikir positif,

Antusias,

Optimis,

Disiplin,

Integritas,

Tanggung jawab

Yang terpenting lagi adalah kondisi bathin kita yang selalu eling dan waspada..

Keahlian lahir dari kebiasaan dan disiplin yang konsisten.

Friday, September 07, 2012

Jangan Bersedih Bila....

•Jangan sedih bila orang lain tidak memahami anda..
Tapi sedihlah karena anda tidak mau memahami orang lain.

•Jangan sedih bila orang lain tidak mempercayai anda..
Tapi sedihlah karena anda tidak percaya diri sendiri.

•Jangan sedih bila orang lain tidak memberi kesempatan kepada anda..
Tapi sedihlah karena anda belum buat persiapan.

•Jangan sedih bila orang lain tidak menghargai anda..
Tapi sedihlah karena anda tidak bisa menghargai orang lain.

•Jangan sedih bila orang lain menghina anda..
Tapi sedihlah karena anda membuat hina diri sendiri.

•Jangan sedih bila orang lain memaki anda..
Tapi sedihlah karena anda bermulut jahat pada orang lain.

•Jangan sedih orang selalu mengritik kita..
Tapi sedihlah karena anda tak pernah mau perbaiki diri.

•Jangan sedih karena anda selalu jatuh..
Tapi sedihlah karena anda tak mau bangkit kembali.

•Jangan sedih karena perjalanan hidup anda pahit getir..
Tapi sedihlah karena anda tak pernah belajar dari pengalaman.

INGATLAH.. Kunci masalah selalu ada dalam diri, bukan di luar...

Tuesday, September 04, 2012

Dua Kantong yang berbeda

Boreham menceritakan rahasia dari seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan dan ketenangan di dalam hidupnya.

Orang tersebut mempunyai dua kantong.

Pada kantong yg satu terdapat lubang di bawahnya, kantong yang lainnya tidak terdapat lubang. Segala sesuatu yang menyakitkan, yang pernah didengarnya seperti kata2 makian, sindiran, gosip, dan kata-kata kotor, ditulisnya di sebuah kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang.
Tetapi semua hal yang indah, semua yang benar, semua yang suka hati dan bermanfaat, ditulisnya di sebuah kertas kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.

Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya dan menikmati hal-hal indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan apapun di dalamnya. Maka ia pun tertawa dan tetap bersuka cita karena kantong tersebut tidak ada sesuatu yg dapat merusak hati dan jiwanya.

Itulah yang seharusnya kita lakukan, Menyimpan semua yang baik di kantong yang tak berlobang, sehingga tidak satupun yang baik yang hilang dari hidup kita.

Sebaliknya, simpanlah semua yang buruk di kantong yang berlobang, di mana pun yang buruk itu akan "jatuh" dan tdk dapat kita ingat lagi.

Namun sayang sekali, begitu banyak di antara kita yang melakukannya terbalik. Menyimpan semua yang baik di kantong yang berlubang, dan apa yg tidak baik di kantong yg tdk berlobang.
Memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati, hanya akan membuat kita tak bisa menikmati kebahagian hidup. Jiwa menjadi tertekan dan tidak ada gairah menjalani kehidupan.

Sebuah penelitian di Amerika menyatakan bahwa sikap hati yang tidak benar seperti sakit hati, iri hati, dan kemarahan merupakan penyebab kematian yang cukup serius. Sebab itu janganlah menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita.

Monday, August 13, 2012

Cincin

Seorang raja meminta tukang emasnya yang sudah tua renta utk menuliskan sesuatu di dalam cincinnya. Raja berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yang bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu, supaya itu pun bisa menjadi pelajaran utk hidup saya".

Berbulan-bulan si tukang emas yang tua itu membuat cincinnya, tetapi lebih sulit menuliskan apa yang penting di cincin emas yang kecil itu.
Akhirnya setelah berdoa dan berpuasa, si tukang emas itu pun menyerahkan cincinnya pd sang raja.

Dan dengan tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya,

"THIS TOO, WILL PASS"

(DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU).

Awalnya sang raja tidak terlalu paham dengan apa yg tertulis di sana.
Tapi, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yang pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu dam ia pun menjadi lebih tenang,

“Dan ini pun akan berlalu.”

Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas ia menjadi rendah hati kembali.

BETUL...!!!

Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu,

"Dan ini pun akan berlalu."

Kalimat ini, kalau direnungkan dengan bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup.

Tidak ada satupun yg langgeng.

Jadi, ketika Anda punya masalah, tidaklah perlu terlalu bersedih.

Tapi, tatkala Anda lagi senang, nikmatilah selagi anda bisa senang

Ingatlah...

Apapun yang anda hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.

Monday, May 14, 2012

Nikmatilah hidupmu apa adanya

Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar dan tidak tahu isi dalamnya...
Kita hanya melihat, wah.... pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya bahagia sekali...
Padahal dia sedang stress dan hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank.

Huaaa... pasangan anggun yang hadir di acara reuni itu begitu serasi dan mempesona, mereka pasti hidup harmonis dan bahagia....
Padahal hidup mrk penuh dengan kebencian, saling menuduh, mengkhianati dan menyakiti, bahkan sudah dalam proses perceraian dan bagi harta...

Lihat pemuda itu, lulusan Harvard dengan nilai cumlaude, pasti mudah dapat kerja, gaji besar, hidupnya pasti bahagia...
Padahal dia kena PHK sudah 10x, jadi korban fitnah di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum dapat job baru...

Woww... Ibu muda itu, selalu ke pub clubbing dan diskotik, dia punya banyak waktu, tak perlu memusingkan kerjaan rumah, hidupnya enjoy banget, dia pasti bahagia....
Padahal batinnya hampa dan kesepian, jiwanya merintih. suaminya tak pernah menghargai dan mengasihinya...

Lihat tetangga kita anaknya sudah besar2 semua, bapak ibunya sudah boleh santai dan tenang, mereka pasti bahagia,
Namun kenyataannya orang tua itu tak pernah bisa tidur nyenyak, anak-anaknya tak berbakti, suka judi dan narkoba.

Sahabatku,
Seringkali kita selalu tertipu oleh keindahan di luar dan tidak tahu realita yang di dalam. Sesungguhnya semua keluarga punya masalah. Semua orang punya cerita duka. Begitulah hakekat hidup.

Janganlah bergosip tentang masalah orang lain, sebenarnya siapapun tidak mau mengalami masalah tp manusia tak luput dr masalah.

Jangan mengeluh karena masalah. Hayatilah makna dibalik semua masalah maka semua masalah akan membuat hidup menjadi bermakna!

Jangan membandingkan hidupmu dengan orang lain, karena orang lain belum tentu lebih bahagia dari kita.

Jadi nikmatilah apa yang kita miliki saat ini.

Monday, May 07, 2012

Siput dan Katak

Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yang kehilangan kesabaran akhirnya bertanya kepada siput:

"Mas Siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"

Siput menjawab: "Kalian kaum katak mempunyai empat kaki & bisa melompat ke sana ke mari, tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih."

Katak membalas: "Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami."

Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukkan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang...

Akhirnya siput baru sadar... ternyata cangkang yang dimilikinya bukanlah merupakan suatu beban... tetapi adalah kelebihannya...

Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain. Keiri-hatian kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan...

Rejeki tidak selalu berupa emas, permata atau uang yang banyak. Bukan pula saat kita di rumah mewah & pergi bermobil.

Rejeki sebenarnya adalah jiwa dan hati yang sehat ... Karena kesehatan itu sangat mahal sekali ...

Karena bukan kebahagiaan yg menjadikan kita berSYUKUR tetapi berSYUKURlah yg menjadikan kita berbahagia...

Friday, April 20, 2012

Saya ada karena kami ada.

Seorang antropolog menawarkan sebuah permainan kepada anak-anak dari sebuah suku di Afrika. Dia menempatkan sekeranjang penuh buah di dekat sebuah pohon. Kemudian sang antropolog mengatakan kepada anak-anak bahwa anak pertama yang bisa berlari dan mendapatkan keranjang itu maka dialah yang akan mendapat buah-buah yang manis.

Ketika dia memerintahkan anak-anak kecil ini untuk berlari, ternyata semuanya kemudian bergandengan tangan dan lari bersama-sama menuju ke keranjang buah. Kemudian mereka duduk bersama dan menikmati hadiah itu bersama-sama juga.

Saat ditanya mengapa mereka berlari seperti itu padahal jika salah satu dari mereka memenangkan perlombaan maka dia bisa menikmati sekeranjang buah itu sendirian, mereka menjawab: UBUNTU.

"Bagaimana mungkin salah satu dari kami merasa bahagia saat yang lainnya merasa sedih?" kata mereka.

UBUNTU dalam budaya Xhosa artinya "Saya ada karena kami ada" atau "I am because we are".

Friday, March 16, 2012

ISTIQOMAH (Konsisten)

Jika kau penuh dengan rasa kasih sayang, orang-orang akan menuduh bahwa ada niat-niat tersembunyi padamu.
Tapi tetaplah agar selalu penuh dengan rasa kasih sayang
Jika kau berbuat baik, orang-orang akan menipumu. Tapi tetaplah utk selalu baik.

Ketika kebaikanmu dilupakan orang, tetaplah berbuat kebajikan.

Berikanlah yg terbaik pada Dunia ini, meskipun itu tak akan cukup.

Pada akhirnya akan kau lihat:
Semuanya adalah tentang kau dan Tuhanmu, bukan antara kau dan orang-orang itu

(Dr. Ali Syariati)

Thursday, March 15, 2012

REFLEKSI PENCIL DAN PENGHAPUS

Pensil : Maafkan aku.

Penghapus : Maafkan utk apa? Kamu tdk melakukan kesalahan apa2.

Pensil: Aku minta maaf krn telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu ada utk menghapusnya. Namun setiap kali kamu menghapus kesalahanku, kamu kehilangan sebagian dr dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil setiap saat.

Penghapus : Hal itu benar. Namun aku sama sekali tdk merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta utk melakukan hal itu, utk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari nanti, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan menggantikan diriku dgn yg baru. Aku sungguh bahagia dgn perananku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tdk suka melihat dirimu bersedih.

Kisah percakapan antara pensil dan penghapus sungguh inspiratif.
Orang tua kita layaknya penghapus sedangkan kita layaknya pensil. Mereka (Orang tua) selalu ada utk anak2 mereka, memperbaiki kesalahan anak-anaknya.

Terkadang, seiring berjalannya waktu...
Mereka akan terluka dan akan menjadi semakin kecil
(Dalam hal ini, maksudnya bertambah tua dan akhirnya wafat).

Walaupun anak2 mereka akhirnya akan menemukan seseorang yg baru (suami atau istri), namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

"Hingga saat ini, saya masih selalu menjadi si pensil.. Dan sangat menyakitkan bagi diri saya untuk melihat si penghapus atau orang tua saya semakin bertambah "kecil" dan "kecil" seiring berjalannya waktu. Dan saya tahu bahwa kelak suatu hari, yang tertinggal hanyalah "serutan" si penghapus dan segala kenangan yg pernah saya lalui dan miliki bersama mereka..."

Renungkanlah dan sadarilah:
PARENTS ARE PRECIOUS!!

Bahagiakanlah orang tua kita selagi masih ada waktu!

Friday, February 10, 2012

Aku Bahagia

Lupakan sejenak derita kita, lalu katakan "Aku bahagia" saat itu juga kita akan merasa bahagia.

Tak ada yang berubah disekeliling kita, namun kita bisa bahagia.

Langkah pertama menemukan bahagia adalah dengan melupakan derita.

Wednesday, February 08, 2012

Cinta....Sepenggal Bait Tak Ter-artikan

Seperti sebuah tiupan angin, lembut dan mengantarkan kesejukan.
Angin, sesuatu hal yang abstrak tapi ketika dia sudah bertindak kasar, jangankan segundukan gunung pasir yang tinggi, bahkan gedung angkuh dan menara pencakar langit bisa luluh lantak tanpa sisa.

Demikian pula cinta, ia ditakdirkan sebagai satu benda tanpa bentuk, nama untuk beragam perasaan, judul untuk semua gemuruh hati, muara dari berjuta makna, wakil dari harapan tak terkira, kekuatan tak terartikan.

Kisah itu pun bermuara pada jatuh cinta, suatu peristiwa paling penting dalam sejarah kepribadian manusia sepanjang masa.

Cinta, mampu mengubah seorang pengecut jadi pemberani, yang pelit jadi dermawan, yang malas jadi rajin, yang pesimis jadi optimis, yang kasar jadi lembut, yang lemah jadi kuat.

Cinta merajut emosi manusia, begitu agung bahkan rumit sekaligus.

Maka syair Rabiah al adawiyah, Rumi, Iqbal Tagore, Kahlil Gibran, sampai legenda Romeo dan Juliet, Siti Nurbaya, Cinderella menjadi begitu abadi tersimpan di dalam lembar sejarah hidup manusia.

Bahkan penderitaan akibat kekecewaan kadang terasa manis karena cinta yang melatarinya... seperti Gibran yang kadang terasa menikmati Sayap-sayapnya yang Patah.

Sebuah kisah dari sang raja yang galau karena sang putra mahkotanya
ternyata seorang pemuda, apatis, dan tak berbakat.
Suatu saat raja mencoba mengubah pribadi putranya dengan kata kunci: "The
power of love". Sang raja kemudian mendatangkan gadis-gadis cantik ke
istananya. Istana pun seketika berubah menjadi taman: semua bunga mekar di
sana. Dan terjadilah sesuatu yang diharapkan, putranya jatuh cinta dengan
seseorang diantara mereka. Tapi kepada gadis itu raja berpesan,"Kalau
puteraku menyatakan cinta padamu, bilang padanya ,"Aku tidak cocok
untukmu, Aku hanya cocok untuk seseorang raja atau seseorang yang berbakat
menjadi raja.

" Benar saja, putera mahkota seketika tertantang. Maka ia pun mempelajari segala
hal yang harus diketahui oleh seorang raja dan ia pun melatih diri menjadi
seorang raja. Dan seketika luar biasa, bakat seorang raja meledak dalam
dirinya. Ia bisa, ternyata ia bisa! Dan semua karena cinta.

Cinta telah bekerja dalam jiwanya, sempurna. Dan memang selalu begitu,
mengali jiwa manusia ke dalam, terus mendalam, sampai mata air keluhuran
hati ditemukannya. Maka dari sana menyeruak luar biasa semua potensi
kebaikan dan keluhuran dalam dirinya. Dari sana, mata air keluhuran
mengalir deras, membanjir dan desak mendesak hingga bermuara pada
perbaikan watak dan penghalusan jiwa.

Cinta membuat manusia jadi manusia, dan memperlakukan manusia ditempat kemanusiaan yang tinggi.

Kalau cinta kita kepada Allah membuat kita mampu memenangkan Allah dalam
segala hal, maka cinta kepada manusia, hewan, tumbuhan atau apa saja,
mendorong kita mempersembahkan semua kebaikan yang diperlukan untuk yang
kita cintai. Dengan kata lain, cinta suci harus mampu membawa sesuatu yang
dicintai pada kebaikan, pada hakikat cinta sejati, pada cinta Allah yang
abadi. Jatuh cinta membuat manusia merendah, tapi sekaligus bertekad penuh
untuk menjadi lebih terhormat.

"Kamu takkan pernah sanggup mendaki sampai ke puncak gunung iman, kecuali
dengan satu kata: cinta. Imanmu hanyalah kumpulan keyakinan semu dan beku,
tanpa nyawa, tanpa gerak, tanpa daya hidup, tanpa daya cipta. Kecuali
ketika ruh cinta menyentuhnya. Seketika ia hidup, bergeliat, bergerak
tanpa henti, penuh vitalitas, penuh daya cipta, bertarung dan mengalahkan
diri sendiri, angkara murka dan syahwat." (Annis Matta)

Seperti itu pulalah cinta bekerja ketika harus memenangkan Allah atas diri
sendiri dan yang lain, atau memenangkan iman atas syahwat.

Sebuah kisah pemuda kufa ahli ibadah, hingga suatu saat ia jatuh cinta
pada seorang gadis, dan cintanya berbalas. Bahkan ketika lamaran sang
pemuda ditolak karena sang gadis telah dijodohkan dengan saudara
sepupunya, mereka tetap nekat. Gadis itu bahkan menggoda kekasihnya,"Aku
datang padamu, atau kuatur cara supaya kamu bisa menyelinap ke rumahku",
begitu penjelasan sesatnya.

"Tidak! Aku menolak kedua pilihan itu. Aku takut pada neraka yang nyalanya
tak pernah padam!" itu jawaban sang pemuda sekaligus membuat sang gadis
terhenyak. Pemuda itu memenangkan iman atas syahwatnya dengan kekuatan
cinta. "Jadi dia masih takut pada Allah?", gumam sang gadis. Seketika ia
tersadar, dan tiba-tiba dunia terasa kerdil di hadapannya. Ia pun bertaubat dan kemudian mewakafkan diri untuk beribadah. Tapi cintanya pada pemuda tidak mati. Cintanya berubah menjadi rindu yang berkelana dalam jiwa dan do'a-do'anya. Tubuhnya luluh latak didera rindu, dan akhirnya ia meninggal.

Sang pemuda terhentak. Itu mimpi buruk. Gadisnya telah pergi membawa semua
cintanya. Maka kuburan sang gadislah tempat ia mencurahkan rindu dan
do'a-do'anya. Sampai suatu saat ia tertidur di atas pusara sang gadis.
Tiba-tiba sang gadis hadir dalam tidurnya, cantik, sangat cantik.
"Apa kabar? Bagaimana keadaanmu setelah kepergianku", tanya
sang gadis.
"Baik-baik saja. Kamu sendiri di sana bagaimana,"jawabnya sembari balik
bertanya. "Aku di sini dalam surga yang abadi, dalam nikmat hidup tanpa
akhir." Jawab sang gadis. "Do'akan aku, jangan pernah lupa padaku. Aku
selalu ingat padamu. Kapan aku bisa bertemu denganmu", tanya pemuda lagi.
"Aku tidak pernah lupa padamu. Aku selalu berdo'a agar Allah menyatukan
kita di surga, teruslah ibadah. Sebentar lagi engkau akan menyusulku,"
jawab sang gadis. Hanya tujuh malam setelah mimpi itu, sang pemuda pun
menemui ajalnya. Atas nama cinta, ia memenangkan Allah atas dirinya
sendiri, atas nama cinta pula Allah akan mempertemukan mereka, dan cinta
bekerja dengan cara itu.

Tersebutlah kisah Umar bin Abdul Azis, seorang ulama, seorang mujtahid. Ia
besar di lingkungan istana megah bani Umayyah, dan hidup dengan gaya hidup
mereka bukan gaya hidup ulama. Shalat jama'ah pun kadang ditinggalkannya,
lantaran belum selesai menyisir rambut. Tapi begitu ia menjadi khalifah,
ia pun bertaubat. Sejak itu ia bertekad untuk berubah dan mengubah dinasti
bani Umayyah. "Aku takut pada neraka", katanya menjelaskan rahasia
perubahannya pada Al-Zuhri.

Ia memulai perubahan besar dalam dirinya, istrinya, anak-anaknya, keluarga
kerajaan, hingga seluruhnya. Kerja keras, walaupun hanya 2 tahun 5 bulan
tapi membuahkan hasil luar biasa. Ia berhasil menggelar keadilan,
kemakmuran dan kejayaan serta nuansa kehidupan zaman Khulafa'ur Rasyidin

Tapi semuanya ada harganya, fisiknya anjlok..Saat itulah istrinya datang
membawa kejutan besar; ia menghadiahkan seorang gadis kepada suaminya
untuk dinikahi. Seorang gadis yang sudah lama dicintai dan sangat diinginkannya, begitu pun sebaliknya sang gadis.
Ironisnya, Fatimah istrinya, tidak pernah mengizinkan, atas nama cinta
dan cemburu. T
api sekarang justru sang istrinyalah yang membawa hadiah kepadanya. Fatimah
hanya ingin memberikan dukungan moril kepada suaminya.

Itu saat terindah dalam hidup Umar, sekaligus saat paling mengharu biru.
Kenangan romantika sebelum perubahan, bangkit kembali dan menyalakan api
cinta yang dulu pernah membakar segenap jiwa. Tapi saat cinta hadir di
jalan pertaubatannya, ketika cita-cita perubahan belum usai ditunaikan.
Cinta dan cita bertemu muka dan bertarung dalam pelataran hati sang Pembaharu.

Apa yang salah kalau Umar menikahi gadis itu? Tidak ada! Tapi, "Tidak! Ini
tidak boleh terjadi. Saya benar-benar tidak merubah diri saya kalau saya
kembali kepada dunia perasaan semacam itu," kata Umar.

Cinta yang terbelah dan tersublimasi di antara kesadaran hingga berakhir
di puncak keagungan.
Umar memenangkan cinta yang lain., karena memang ada cinta di atas cinta.
Akhirnya ia menikahkan gadis itu dengan pemuda lain.

Tidak ada cinta yang mati di sini. Karena sebelum meninggalkan rumah Umar,
gadis itu bertanya, "Umar, dulu kamu pernah mencintaiku. Tapi kemanakah
cinta itu sekarang?. " Umar bergetar haru, tapi ia kemudian menjawab,
"Cinta itu masih tetap ada, bahkan kini rasanya lebih dalam!" .

Cinta di atas cinta, dan adakah yang lebih mulia cintanya dari suatu Zat
yang begitu mencintai kita?, yang tak pernah meninggalkan kita di saat kita galau dan bimbang. Cinta, semuanya atas nama cinta, bukanlah suatu
hal yang salah apalagi tercela. Ia mampu mengangkat manusia menduduki
posisi paling agung, ketika sang manusia mampu menempatkannya pada posisi
terhormat di relung hatinya.

Allah memberikan kesempatan pada kita untuk menghirup dunia ini, itu atas
cinta Allah pada kita. Allah telah menciptakan kita begitu sempurna,
memberikan kita raga begitu rupa, memberikan kita waktu begitu raya,
memberikan semuanya begitu berharga. Allah pulalah yang selalu di sisi
kita, melihat kita, mendengar kita, membimbing kita menuntun kita walau
kita kadang luput untuk mengingat-Nya. Allah pulalah yang selalu hadir
dalam kesendirian kita, di saat kita tersudut dalam keperihan, di saat kita terpuruk dalam kedukaan, di saat semua lupa pada kita. Allah pulalah satu-satunya yang tak pernah mengecewakan kita atas sesuatu hal yang kita harap. Allah-lah satu satunya yang Maha Pemberi terbaik bagi hamba-hambanya. Begitu besarnya cinta Allah kepada kita, tak tertandingi seluas langit dan bumi pun. Apakah kita, manusia, masih mampu menggantikan cinta-Nya dengan seorang hamba manapun yang lemah dan papa.....?

Bola Kaca dan Bola Karet

Brian Dyson, mantan CEO Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik. Katanya, "Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara.
Kita bisa menamai bola-bola itu dengan sebutan:
- pekerjaan
- keluarga
- kesehatan
- sahabat, dan
- semangat

Kita harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh.

Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu di antara lima bola tersebut, lepaskanlah "pekerjaan" karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat Anda menjatuhkan nya, suatu saat ia akan melambung kembali.

Namun empat bola lain seperti Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat adalah BOLA KACA.

Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!"

Kemudian, Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan (bola karet).
Bahkan kita mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat, dan semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.

Contohnya:
- Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga,
- Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita tidak memperhatikan kesehatan,
- Demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat baik.

Bukan berarti pekerjaan tidak penting! Tapi jangan sampai uang atau pekerjaan menjadi "berhala" dalam hidup kita.

Ingat, kalaupun kita kehilangan, uang selalu bisa dicari lagi.
Tapi jika keluarga sudah "terjual", ke mana kita bisa membelinya lagi?
Apakah kita bisa membeli sahabat?
Apakah kesehatan kita bisa kembali normal, jika kita terkena penyakit kritis?

Mari teman-teman, jaga agar prioritas hidup kita tetap seimbang! Keep up d spirit n success....
Allah  bless us all!

Thursday, December 22, 2011

Do Your Best!

Ada cerita tentang seorang tukang yang telah bekerja puluhan tahun dan ingin pensiun.

Ketika ia pamit, kontraktor yang mempekerjakannya memintanya membuatkan sebuah rumah lagi.

Si tukang yang sudah sangat ingin pensiun, tak begitu senang mendapat tugas terakhir ini. Maka, ia bekerja setengah hati. Ia tak sungguh-sungguh memilih material maupun mengerjakan bagian-bagiannya. Pokoknya ia ingin segera selesai dan bebas tugas.

Maka, rumah itu tak memiliki kualitas terbaik yang sebenarnya bisa ia berikan. Begitu rumah itu jadi, segera ia serahkan kuncinya kepada si kontraktor.

Namun, si kontraktor mengembalikannya lagi kepada si tukang, dengan ucapan, “Terimalah, rumah ini adalah hadiah untukmu dan keluargamu.”
Betapa menyesal si tukang, sebab jika ia tahu rumah itu akan ia tempati, pasti ia membangunnya dengan cara yang sangat berbeda!

Kehidupan yang kita bangun tiap-tiap hari, ibarat rumah yang kelak akan kita tinggali. Maka bahan dan cara yang kita pakai saat membangun, merupakan tanggung jawab dan pilihan pribadi kita.

Pertanyaannya, sudahkah kita selalu memberi pemikiran terbaik, usaha terbaik, serta keputusan terbaik dan ikhlas ketika membangun hidup ini, sehingga kita mencapai tujuan yang dikehendaki Tuhan?

Kita tak ingin menyesal melihat hidup kita di akhir kelak, mari kita memulai segalanya dengan melihat tujuan akhir.

Mari capai tujuan akhir kita dengan pengabdian terbaik setiap hari!

HIDUP MENCAPAI TUJUAN TERBAIK KETIKA HATI MAU MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK...

Tuesday, December 13, 2011

Yang Suka Broadcast BB Baca Nih.!

Bagaimana si menggunakan blackberry?
Agak sedih yah melihat orang indonesia, sangat banyak yang bodoh dan tidak mengerti bagaimana cara menggunakan blackberry yang baik dan benar. ambil contoh BM di BBM yang sangat menyebalkan dan bodoh banget. berikut beberapa fenomena blackberry yang bodoh :
Mengirimkan Broadcast Icon
  • Broadcast Suck
  • Maaf broadcast, kalo kamu broadcast icon ini keteman kamu. maka icon ini akan langsung aktif di blackberry kamu. ayo buruan, kirim broadcast ini ke teman kamu.
  • My Answer :
  • Heh, coba mikir dikit. punya otak di gunakan untuk berfikir, jangan langsung berfikir kalo gak di broadcast, anda gak dapet icon itu. Dengan anda dapet icon itu, berarti icon itu bisa anda gunakan, dan tinggal anda copy doang. sejak kapan broadcast bisa nyambung ke system blackberry? Bego jangan kebangetan lah..
Mengucapkan Selamat Pagi
  • Broadcast Suck
  • Hallo, selamat pagi kawan, semoga hari ini menyenangkan.
  • My Answer :
  • Penting Yah broadcast ngucapin selamat pagi?
  • broadcast anda sungguh sangat mengganggu, mood anda lagi enak yah? Apa anda yakin dengan broadcast anda itu bisa bikin mood orang lain jadi enak seperti apa yang anda rasakan?
Membawa Nama RIM
  • Broadcast Suck
  • Ayo buruan kirim broadcast ini ke seluruh teman kamu, kalo tidak kontak kamu akan hilang.
  • My Answer :
  • tolong smart dikit, mana mungkin RIM mengirimkan sebuah broadcast menggunakan bahasa indonesia?
  • Kamu broadcast lagi? Aduh bodoh banget kalo di broadcast lagi, orang gak sekolah juga tau kalo blackberry bikinan luar negeri, jadi gak mungkin pake bahasa indonesia. kalo pun ada berita penting, pastinya akan di updates di website blackberry.com , bukan di website menit.! anda percaya kalo gak ngirim broadcast itu bakal di apus dari RIM? bodoh aja kalo percaya.!
Membawa Agama dalam broadcast
  • Broadcast Suck
  • Ayo cepat kirim ke semua kontak kamu, kalo ini tidak di sebarkan, maka kamu akan sial 7 turunan dan akan dapet malapetaka.
  • My Answer :
  • Aduh, sejak kapan broadcast bisa melebihi kemampuan tuhan? yang dapat menentukan takdir hidup manusia hanyalah tuhan, jika anda percaya, berarti tuhan anda adalah blackberry.! Percayalah kepada tuhan, jangan kepada blackberry.
Wah mungkin gak bisa dijabarkan semua yah kelakuan bodoh user blackberry yang percaya begitu saja dengan kabar bodoh di dunia blackberry. Berikut adalah komentar pribadi saya:
Banyak yang percaya dengan membawa nama rim, karena ketika gosip itu beredar, koneksi sungguh sangat lemot dan parah sekali koneksinya. Kenapa bisa? Ada beberapa faktor :
1. Broadcast itu pengiriman pesan massal yang memudahkan user untuk mengirim massal. Ini di gunakan untuk berita yang sangat penting dan urgent dan terbukti kebenaranya, Contohnya :
  • Sodara Anda Meninggal
  • Anda Sakrotul Maut
  • Nyawa anda mau di cabut malaikat maut
  • Anda sedang kecelakaan dan butuh pertolongan
Jika anda terlalu sering mengirimkan broadcast, orang akan menganggap anda sampah blackberry. Jika pesan anda bersifat penting, karena image anda terbentuk suka ngirim broadcast, kalo anda mau mati. orang jadi males buka pesan anda. Mau mati gak di jengguk ? jangan ngirim broadcast lagi yah.!
2. Jika ada type orang pengirim pesan tidak penting, saran saya hapus kontak dan ignore for invitation, agar dia tidak bisa add kontak anda lagi. ini salah satu cara memajukan kepintaran user blackberry. Kalo semua orang seperti ini, saya jamin akan hilang para pengirim pesan bodoh ini.
3. Jangan sekali-sekali berpromosi dengan menggunakan broadcast, karena image orang indonesia sangat benci dengan broadcast anda. Tidak semua orang sedang memiliki mood bagus, jika anda broadcast ke 10 orang dan 7 orang sedang badmood, bisa jadi anda akan di remove kontak dan dalam hal ini, anda kehilangan 7 orang ini.
jadilah orang pintar, jangan mudah percaya dengan kabar berita yang belum teruji kebenaranya, menyebarkan berita tidak penting adalah dosa besar.!

Monday, November 14, 2011


Perhiasaan terindah adalah
<3˚⌣˚ KERENDAHAN HATI ˚⌣˚<3
             ♧♧(*)♧♧
    Kasih yg teruji adalah
   <3˚⌣˚ KESETIAAN ˚⌣˚<3
           ♧♧(*)♧♧
  Kekayaan terbesar adalah
 <3˚⌣˚ KEBIJAKSANAAN ˚⌣˚<3
             ♧♧(*)♧♧
     Harta terbaik adalah
     <3˚⌣˚ KEJUJURAN ˚⌣˚<3
             ♧♧(*)♧♧
   Senjata terkuat adalah
  <3˚⌣˚ KESABARAN ˚⌣˚<3
            ♧♧(*)♧♧
Pengaman terpenting adalah
       <3˚⌣˚ IMAN ˚⌣˚<3
            ♧♧(*)♧♧
    Obat termanjur adalah
         <3˚⌣˚ DOA ˚⌣˚<3

Monday, September 19, 2011

10 Kepribadian yang luar biasa

1. Ketulusan
Ketulusαn membuat orαng lαin merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi.

2. Kerendah-Hatian.
Kerendah-hatian mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Orang yang rendah hati akan bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.

3. Kesetiaan..
Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat mahal harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan bisa diandalkan. Ia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Positif Thinking
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun.

5. Keceriaan..
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Ia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung Jawab..
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Jika ia melakukan kesalahan, ia berani mengakuinya.

7. Percaya Diri
Memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai diri dan menghargai orang lain.

8. Kebesaran Jiwa .
Dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan membiarkan dirinya dikuasau oleh rasa benci dan permusuhan.

9. Easy Going..
Orang yang memiliki sifat ini menjalani hidupnya dengan ringan. Ia tak suka membesar-besarkan masalah, bahkan ia berusaha mengecilkan masalah-masalah besar.

10. Bijaksana
Bijaksana adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang bijaksana bukan saja bisa menjadi pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan dirinya pada posisi orang lain.

Monday, September 05, 2011

Putus Asa

Pada suatu ketika, iblis mengiklankan bahwa ia akan mengobral perkakas-perkakas kerjanya.
Pada hari H, seluruh perkakasnya dipajang untuk dilihat oleh para calon pembeli,mlengkap dgn harga jualnya.

Barang-barang yg dijual antara lain:
Dengki, Iri, Dendam, Perzinahan, Percabulan, Tidak Jujur, Malas, Tidak Menghargai Orang Lain, Tak Tau Berterima Kasih, dll.

Disuatu pojok display ada suatu perkakas yg bentuknya sederhana bahkan sudah agak aus, tapi harganya paling tinggi diantara yg lain.

Salah seorang pembeli bertanya
"Alat ini apa namanya?"

Iblis menjawab,
"Oh...itu namanya Putus Asa"

"Kenapa harganya mahal sekali, kan sudah aus?"

"Ya karena perkakas ini sangat mudah dipakai & berdaya guna tinggi.
Saya biasa dgn mudah masuk ke dalam hati manusia dgn alat ini dibanding pakai perkakas yg lain.
Begitu saya berhasil masuk, dgn mudah saya dapat melakukan apa saja yg saya inginkan terhadap manusia tsb.

Tahukah anda kenapa barang ini menjadi aus?
Karena saya sering menggunakan kepada hampir smua orang.
Kebanyakan manusia tak tahu kalau PUTUS ASA itu sebenarnya milik saya"

Saudara...
Jadi jika saat ini anda sedang berPUTUS ASA,
maka ingatlah itu bukan berasal dari TUHAN !!

Sgala sesuatu yg melemahkan iman berasal dari iblis.
Waspadalah, jangan menjadikan diri kita bulan-bulanan iblis !!

Hari ini, Bangkit dan katakan pada iblis,
"TUHAN adalah kekuatan dan perisaiku, bersamaNya aku tidak akan goyah"
Lalu melangkahlah dengan iman...

Keadaan hidup kita mungkin sekali-kali memukul kita sampai jatuh,
tapi kita tak boleh tetap tinggal di bawah, Berdirilah teguh !!

Milikilah sikap dan mentalitas pemenang !!

Wednesday, August 10, 2011

Introspeksi

Dr.Arun Gandhi, cucu mendiang Mahatma Gandhi bercerita, pada masa kecil ia pernah berbohong kepada ayahnya.

Saat itu ia terlambat menjemput ayahnya dengan alasan mobilnya belum selesai diperbaiki, padahal sesungguhnya mobil telah selesai diperbaiki hanya saja ia terlalu asyik menonton bioskop sehingga lupa akan janjinya.

Tanpa sepengetahuannya sang ayah sudah menelpon bengkel lebih dulu sehingga sang ayah tahu ia berbohong.

Lalu wajah ayah tertunduk sedih; sambil menatap Arun, sang ayah berkata,"Arun, sepertinya ada sesuatu yang salah dengan ayah dalam mendidik dan membesarkan kamu, sehingga kamu tidak punya keberanian untuk berbicara jujur kepada ayah. Untuk menghukum kesalahan ayah ini, biarlah ayah pulang dengan berjalan kaki; sambil merenungkan di mana letak kesalahannya"

Dr.Arun berkata: Sungguh saya begitu menyesali perbuatan saya tersebut. Sejak saat itu seumur hidup, saya selalu berkata jujur pada siapapun. Seandainya saja saat itu ayah menghukum saya, mungkin saya akan menderita atas hukuman itu, dan mungkin hanya sedikit saja menyadari kesalahan saya.Tapi dengan tindakan mengevaluasi diri yang dilakukan ayah, meski tanpa kekerasan, justru memiliki kekuatan luar biasa untuk mengubah diri saya sepenuhnya.

Untuk Para orangtua, mari kita membiasakan diri untuk selalu bertanya,"Apa yang salah dari saya, mengapa anak saya bisa seperti itu....??"

Monday, June 06, 2011

Kesabaran

Seorang anak mengeluh pada ayahnya, “Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati matian sedang temanku dengan enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja!
Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu.

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung.

Aku capek karena harus menjaga lidahku, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Aku capek ayah, aku capek menahan diri… Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka, ayah!” sang anak mulai menangis.

Sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya, ”Anakku, ayo ikut ayah”.

Mereka menyusuri jalan yang jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.

”Ayah, mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah,” anaknya terus mengeluh.

Akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yg cantik, dan pepohonan rindang.

“Wah… tempat apa ini ayah? Aku suka tempat ini!”

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah”.

”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal amat indah?”

”Itu karena orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek, padahal mreka tahu ada telaga di sini. Mereka hanya kurang sabar dalam menyusuri jalan ini.

”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kejujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan.”

Hidup adalah perjuangan untuk mengendalikan dan mengalahkan diri. Jalanilah hidup penuh kesabaran.